Infinity Ward Yakin Call Of Duty: Infinite Warfare Akan Sukses

Call of Duty Infinite Warfare Cover

Sobat gamers pasti tidak asing lagi dengan nama game Call of Duty. Game bergenre FPS ini segera meluncurkan seri terbaru yang diberi judul Call of Duty: Infinite Warfare yang rencana dirilis awal November 2016 ini. COD: Infinite Warfare ini merupakan pengembangan dari COD seri sebelumnya yaitu Call of Duty: Modern Warfare yang cukup menuai kesuksesan.

Jadi Infinity Ward selaku pengembangnya punya rencana untuk membuat COD: Infinite Warfare punya beberapa sekuel. Tujuannya adalah utuk mengulang kesuksesan COD: Modern Warfare yang memiliki tiga sekuel.

Infinity Ward mempercayakan pengembangan COD: Infinite Warfare salah satunya pada Taylor Kurasaki yang menjabat Director Narrative. Kurasaki sendiri sebelumnya bekerja di Naughty Dog dan ikut andil dalam pengembangan game fenomenal The Last of Us.

“Kami ingin (COD: Infinite Warfare) jadi judul yang benar-benar baru. Silsilah baru dari garis Call of Duty. Kami berusaha mengembangkan dunia permainan yang sangat baru, yang jauh dari kata membosankan,” ujar Kurasaki kepada Polygon, seperti detikINET kutip dari Ubergizmo, Sabtu (20/8/2016).

Lebih lanjut, Kurasaki juga menekankan kalau dunia permainan yang diusung COD: Infinite Ward kelak mengambil seting di masa depan.

Belajar dari seri game Call of Duty yang biasa menggunakan seting perang dunia II, kemudian tiba-tiba berubah modern ketika COD: Modern Warfare hadir dan berhasil menuai kesuksesan, Kurasaki optimis kalau COD: Infinite Warfare akan bisa mencetak hal yang sama.

Official Trailer Call of Duty: Infinite Warfare

Jika merujuk pada reaksi yang diperlihatkan di trailer perdana beberapa waktu yang lalu, sebagian besar gamer tampaknya sudah muak dengan pendekatan futuristik yang ditawarkan Activision untuk game FPS andalannya – Call of Duty. Si seri terbaru racikan Infinity Ward yang rencananya akan dirilis tahun ini – COD: Infinite Warfare bahkan membawa tema tersebut selangkah lebih jauh dengan menawarkan pertempuran ala film sci-fi dengan perang luar angkasa dan antar planet. Satu yang pasti, mereka tak akan pernah berhenti berusaha membuktikan kepada Anda mengapa seri ini pantas untuk diantisipasi. Salah satunya dengan meluncurkan demo gameplay yang baru.

Apakah Anda termasuk salah satu gamer yang cukup pesimis dengan COD: Infinite Warfare? Maka tak ada salahnya untuk menikmati sedikit demo gameplay berdurasi 13 menit yang baru saja dirilis Infinity Ward via akun Youtube resmi Call of Duty. Bertajuk “Black Sky”, demo ini memperlihatkan satu babak awal campaign single-player yang ia tawarkan. Anda akan berperan sebagai Letnan Reyes, pilot luar biasa yang harus berjuang di tengah sebuah serangan dadakan yang tak pernah diprediksi sebelumnya. Memperlihatkan gameplay konvensional khas COD, demo ini juga memuat sekelibat pertempuran luar angkasa yang seharusnya jadi nilai jual utama.

Call of Duty Infinite Warfare

Masih ada waktu 2 bulanan sebelum gamenya dirilis, Activision kemarin mengkonfirmasikan bonus yang bakal kalian dapatkan ketika memesan awal Call of Duty: Infinite Warfare. Selama San Diego Comic-Con 2016, Activision mengungkapkan jika peta multiplayer “Terminal” dari Call of Duty: Modern Warfare 2 (lihat seperti apa penampilannya barunya di bawah) bakal dibuat ulang untuk Call of Duty: Infinite Warfare. Peta dengan polesan baru ini didapatkan gratis bagi siapa saja yang memesan awal game ini, untuk semua paket yang ditawarkan. Untuk Call of Duty: Infinite Warfare, peta Terminal ini kini berwujud pangkalan luar angkasa di Bulan, dan juga mengakomodir fitur gameplay baru Call of Duty: Infinite Warfare.

Activision juga melepaskan dua video baru Call of Duty: Infinite Warfare: tur UNSA Retribution Flight Deck dan walkthrough dari stage “Black Sky” ketika kalian memainkannya secara campaign single-player. Kalian mengambil peran sebagai Lieutenant Reyes, pilot Tier 1 Special Operations dari UNSA yang dipromosikan menjadi captain pasca serangan besar-besaran pemberontak di Bumi. Video campaign ini diambil langsung dari adegan movie pembuka gamenya, yang dimulai tidak lama setelah serangan terjadi. Sebagai Reyes, kalian harus memimpin armada Bumi di tengah kehancuran serta menghalau mundur musuh ke luar angkasa.

Call of Duty: Infinite Warfare – UNSA Retribution Flight Deck Tour

Dan berikut video gameplay Black Sky, yang banyak memperlihatkan adegan awal game ini. Berbeda dibandingkan video pertama Infinite Warfare yang banyak dihujat karena menampilkan pertarungan di luar angkasa dengan pesawat, untuk yang satu ini masih menarikm kok. Seru, masih terasa aspek game lama Call of Duty, walaupun tetap saja nuansa hi-tech dan modern-nya mendominasi. Bandingkan saja dengan video gameplay yang menyisipkan perang antar pesawat luar angkasa (Ship Assault) yang dirilis selama E3 2016 lalu (video ada di bagian akhir artikel ini), yang mengantongi jumlah dislike nyaris tiga kali lipat jumlah like-nya.

Seandainya ada opsi untuk melompati gameplay perang menggunakan pesawat, dan kita bertarung di daratan saja ya, mungkin itu bakal membuat Infinite Warfare lebih baik dari Battlefield!

Call of Duty®: Infinite Warfare – “Black Sky” Gameplay

Melanjutkan tradisi tahunan Activision, awal Mei lalu kita resmi mendapatkan Call of Duty baru yang dikembangkan untuk PC, PlayStation 4 dan Xbox One dengan rencana rilis 4 November 2016 mendatang. Seperti Call of Duty: Ghost dan Advanced Warfare yang dikonfirmasikan juga awal Mei 2013 dan Mei 2014 lalu. Call of Duty: Infinite Warfare dikembangkan oleh tim inti serial ini, Infinity Ward. Seperti yang sudah kami beritakan sebelumnya juga, edisi spesial game ini nanti menyertakan Call of Duty: Modern Warfare Remastered, remake salah satu Call of Duty terfavorit tersebut mendapatkan semua campaign dan 10 multiplayer map dari Call of Duty 4: Modern Warfare. Selain versi standar yang ditawarkan dengan harga sekitar Rp790 ribuan, Call of Duty: Infinite Warfare juga tersedia dalam bebereapa edisi spesial, dan kalian gamer Indonesia ga perlu susah-susah mencarinya, karena Sony Indonesia mendistribusikannya ke negara kita.

Namun kami sendiri tidak sampai berpikir kalian juga mengendarai sebuah pesawat luar angkasa, dan bertarung di balik kokpit ala game flight simulation. Ok, Activision masih menyebutkan kalian masih mendapatkan aksi karakter yang seru seperti seri-seri sebelumnya. Hanya saja setting luar angkasa dan mengendarai pesawat, sepertinya tidak pernah terpikir sebelumnya. Tidak heran jika game ini pun banyak ditentang oleh penggemarnya, sampai mendapatkan predikat sebagai video game dengan YouTube dislike terbanyak dalam sejarah karena banyaknya penonton yang merespon “tidak suka” pada video konfirmasi awalnya Mei lalu.

Video di atas dirilis selama E3 2016, dimana Reyes dan timnya menyerang pesawat SetDef musuh. SCAR Team yang diliuncurkan dari UNSA Retribution melakukan adegan prtarungan dog-fighting dan close-quarter di udara di bawah pantauan UNSA Tigris. Yang paling menarik, di akhir trailer diperlihatkan video pertama Call of Duty: Modern Warfare Remastered, yang bakal dimasukkan dalam edisi Legacy dan Digital Deluxe Editions of Call of Duty: Infinite Warfare, serta dipastikan jika PlayStation 4 bisa memainkan campaign-nya lebih awal, mulai 4 Oktober – 30 Oktober, atau sebilan sebelum pemain Xbox One dan PC.

Call of Duty: Infinite Warfare sendiri rencananya akan dirilis tanggal 4 November 2016 mendatang untuk Playstation 4, Xbox One, dan tentu saja – PC. Bagaimana dengan Anda sendiri? Apakah demo berdurasi belasan menit ini membuat Anda menantikan proyek yang satu ini?

Game banyak dicari: