Jumlah Pengguna Menurun, Pokemon Go Mulai Ditinggalkan Pemainnya??

Pokemon Go Indonesia

Salah satu rilis game mobile tersukses untuk tahun 2016 ini, tak ada lagi kalimat yang lebih tepat untuk menjelaskan proyek fenomenal racikan Niantic Labs – Pokemon Go. Setelah jadi mimpi banyak gamer, terutama mereka yang sempat tumbuh besar dengan seri game Pokemon untuk konsol atau handheld Nintendo, teknologi AR yang diimplementasikan Pokemon Go adalah hal terdekat yang bisa kita dapatkan untuk menjadi Pokemon Trainer terbaik seperti di versi game / animenya. Puluhan juta user terdaftar di seluruh dunia, resmi atau tidak, berkontribusi pada keuntungan yang luar biasa untuk Niantic itu sendiri. Namun dari data yang terkumpul, sepertinya angka ini lebih didominasi oleh satu kata – hype.

Pokemon Go Player Chart

Hype untuk Pokemon Go tampaknya perlahan namun pasti, mulai tenggelam. Di bulan Juli 2016 kemairn, game mobile ini berhasil menarik kurang lebih 45 juta user per hari dari seluruh dunia. Di bulan Agustus? Percaya atau tidak, ia kehilangan jumlah user sekitar 12 juta di awal dan kini tinggal sekitar 30 juta user aktif saja. Berdasarkan data lain yang ditawarkan Sensor Tower, SurveyMonkey, dan Apptopia, tak hanya angka pengguna saja yang turun, tetapi hampir keseluruhan aktivitas gaming yang melibatkannya. Ketiganya menuliskan bahwa engagement, jumlah download, hingga total waktu yang dihabiskan memainkannya, semuanya menurun.

Ini tentu saja, bukan “eksekusi mati” untuk Pokemon Go. Mengapa? Karena Niantic sendiri sudah menegaskan bahwa proses pengembangan akan terus berlanjut dan beragam fitur tambahan akan disematkan begitu siap. Dengan potensi demikian, bukan tak mungkin, bahwa angka ini akan berakhir melompat lebih tinggi di masa depan. Bagaimana dengan Anda sendiri? Berapa banyak dari Anda yang masih aktif memainkannya?

Penyebab Game ‘Pokemon Go’ Kini Mulai Ditinggalkan Pengguna

Dilihat dari data hasil analisa Google Trend Indonesia pencarian Pokemon Go sempat menyentuh angka Search Index hingga 100. Kata kunci tersebut juga telah berhasil mengalahkan keyword yang pernah trend seperti Batu Akik, Jokowi, dan Gerhana Bulan.

Tetapi ada kabar buruk bahwa bulan Agustus ini pencarian untuk hasil permainan besutan Nintendo ini menurun drastis. Hal ini terjadi karena para pemain dari Pokemon Go mulai merasa kesal dan kecewa dengan system, kurangnya komunikasi antara pemain dengan developer tentang fitur – fitur di pokemon go.

3 hal yang dianggap paling berpengaruh terhadap penurunan eksistensi Pokemon Go adalah :

Yang pertama adalah penghilangan fitur pencarian jejak monster semua monster yang berada dilayar terlihat jauh. Hal tersebut membuat kesal karena pemain tak bisa melihat seberapa jarak yang harus ditempuh untuk menangkap monters Pokemon.

Kedua adalah pembaharuan dari fitur game Pokemon Go mengecewakan pemain. Karena pemain harus mengandalkan keberuntungan untuk mencari monster yang ada disekitar mereka. Pemain juga merasakan kecawa tang semakin parah dan hanya memberikan bintang satu pada Play Store.

Dan yang ketiga adalah yang paling terpenting yaitu komunikasi yang harus terjalin baik anatara Niatic sebagai developer dengan komunitas permain Pokemon Go. Tidak adanya komunikasi yang terjalin diantara keduanya sudah terjadi saat awal peluncuran.

Game banyak dicari: